Select Menu

Tutorial

Bahasa

Sastra

Makalah

Tutorial Blog

Tutorial SEO

-

-

Premium Template

-

» » Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi


Akses Ilmu Kamis, Maret 22, 2012 72

Jenis-jenis Paragraf: Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, Persuasi
Jenis-jenis Paragraf: Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, Persuasi

Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi. Paragraf adalah kesatuan pikiran yang mengungkapkan ide pokok yang berbentuk dalam rangkaian kalimat yang berkaitan dengan bentuk (kohesi) dan makna (koherensi). Ditinjau dari jenisnya, paragraf dibedakan menjadi lima jenis, yakni:
  1. Paragraf Narasi
  2. Paragraf Deskripsi
  3. Paragraf Eksposisi
  4. Paragraf Argumentasi
  5. Paragraf Persuasi

Tahukan anda perbedaan bentuk teks antara paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi? 

Kali ini, saya akan memberi contoh masing-masing kelima paragraf tersebut dengan tema bahasan mengenai Pantai Parangtritis. Sengaja saya buat dengan tema yang sama agar pembaca lebih mudah mengetahui perbedaan dari kelima jenis paragraf tersebut.


A. Paragraf Narasi --> Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.


Contoh:
Tepat ketika tanggal 10 Maret, sekolahku libur selama sembilan hari dan akan berakhir pada tanggal 18 Maret. Aku dan seluruh keluargaku tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk mengadakan liburan keluarga. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis. Pagi-pagi aku telah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan hati suka ria, aku sambut Pantai Parangtritis dengan senyumku. Pantai Parangtritis, pantai nan elok yang menjadi favoritku. Tanpa menyia-nyiakan waktu, aku mengajak kakakku untuk bermain air. Kuambil air dan aku ayunkan ke mukanya. Dengan canda tawa, kami saling berbalasan. Puas rasanya, terasa hilang semua kepenatan karena kesibukan tiap harinya. Di sana, aku dan seluruh keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini. Tak terasa waktu berjam-jam telah kuhabiskan disana. Hari pun mulai sore menandakan perpisahan dan kembali pulang. Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok.

B. Paragraf Deskripsi --> Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.

Contoh:
Masih melekat di mataku, pemandangan indah nan elok pantai Parang Tritis. Gelombang ombak bergulung-gulung datang silih berganti menyambutku serasa ingin mengajak bermain. Air yang jernih dan pasir putih lembut yang menghampar luas tanpa ada tumbuh-tumbuhan atau karang yang menghalangi membuatku ingin kembali lagi. Di sebelah kanan-kiri, aku bisa memandang air laut sejauh mata memandang, pandai dengan bukit berbatu, pesisir serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Kurasakan dingin membasuh kakiku karena ombah menghempas kakiku dan terasa asin air itu ketika bibirku terkena percikan. Sepanjang aku berjalan, hampir pinggiran pantai dipenuhi oleh pengunjung wisatawan. Kulihat ada yang berlari berkejar-kejaran di bibir pantai, bermain bola, bermain dengan air, berfoto-foto dengan latar sekitar pantai. Tapi yang paling membuatku tertarik, kulihat ada beberapa turis manca negara yang menikmati keindahan pantai ini dengan naik delman. Seperti apa yang aku lihat, pantai ini memang sangat ramai pengunjung. Tak pernah sunyi pantai Parang Tritis.


C. Paragraf Eksposisi --> Menjelaskan atau memaparkan tentang sesuatu dengan tujuan member informasi (menambah wawasan).

Contoh:
Parangtritis adalah nama desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini terdapat pantai Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. Air panas dari parang wedang dialirkan ke pantai parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak. Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. selain itu juga parangtritis sebagai tempat untuk olahraga udara/aeromodeling.


D. Paragraf Argumentasi --> mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta

Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam.

E. Paragraf Persuasi --> karangan yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.


Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam. Oleh karena itu, selayaknya warga masyarakat tidak lagi percaya hal-hal gaib dan bisa mengedepankan penalaran logika atau akal sehat. Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.

Demikianlah Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi. Semoga dengan adanya contoh perbandingan kelima jenis paragraf dapat membuat Anda lebih paham. Akses-Ilmu

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

72 comments Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi

  1. terimakasih penjelasannya. tapi saya mau tanya tentang contoh paragraf persuasi yang Anda berikan, bukannya yang ada kata "oleh karena itu" merupakan ciri paragraf argumentasi? guru bahasa Indonesia saya di sekolah mengatakan seperti itu. walaupun sebenarnya menurut saya "oleh karena itu" merupakan ciri paragraf persuasi. mohon penjelasannya..

    BalasHapus
  2. Sudah saya jelaskan di blog anda. Semoga lebih jelas.

    BalasHapus
  3. semakin membuatku paham

    BalasHapus
  4. Terima kasih juga untuk kunjungannya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda

    BalasHapus
  5. Teringat pelajaran bhsa waktu SMP dan SMA :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. SMP dan SMA?? Aku SD kok udh di ajarin ini ya?? Ini plajaran SD, SMP, ato SMA sih??

      Hapus
  6. terima kasih ya ataas penjelasannya

    BalasHapus
  7. wahh makasih yachh setelah saya membaca, saya jadi siap neh buat final test hari ini

    BalasHapus
  8. apa ini termasuk contoh laporan>?

    BalasHapus
  9. tolong buatkan argumentasi dengan tema disiplin kunci sukses belajar untuk tugas b. Indo ku..tolong yah

    BalasHapus
  10. sip!!! nambah mantap pemahamanku. trims

    BalasHapus
  11. Terimakasih ya penjelasannya sangat bermanfaat untuk saya

    BalasHapus
  12. terimakasih,,sangat membantu saya dalam menyelesaikan tugas.

    BalasHapus
  13. terimakasih banget karna membantu saya dalam mengerjakan tugas

    BalasHapus
  14. thanks ats infonya, bs nmbh2 ilmu b.i

    BalasHapus
  15. apakah paragraf narasi bisa menggunakan fiksi?

    BalasHapus
  16. Niatnya mau baca" contoh paragraf eksposisi..
    Eh ternyata yang satu ini membuatku ingat masa" liburanku di Parangtritis w/ keluarga :)

    BalasHapus
  17. Niatnya mau baca" contoh paragraf eksposisi..
    Eh ternyata yang ini bikin aku teringat masa" liburanku bersama keluargaku disana :)
    keren bahasanya..!

    BalasHapus
  18. Niatnya mau baca" contoh paragraf eksposisi..
    Eh ternyata yang satu ini membuatku ingat masa" liburanku di Parangtritis w/ keluarga :)

    BalasHapus
  19. Sangat bermanfaat, lengkap lagi...
    ini yang saya cari2...
    makasih :D

    BalasHapus
  20. ada penjelasan yang lebih rinci lagi??
    misal ciri-cirinya (narasi,deskripsi,eksposisi,argumentasi,persuasi)

    BalasHapus
  21. ada artikel tentang pola pengembangan paragraf tidak??

    BalasHapus
  22. makasih berbuna banget nih blog

    BalasHapus
  23. terimakasih ya buat contoh2nya,membantu bgt buat aku di sekolah

    BalasHapus
  24. Rhima Kelces@ penjelasan yang lebih rinci pastinya ada. Anda bisa saja googling dengan kata kunci ciri-ciri paragraf (isi jenis paragraf yang ingin km cari)

    untuk artikel ini, saya hanya menekankan pada perbedaan kelima jenis paragraf tersebut. Terima kasih masukannya. Kalau ada waktu, akan saya share lebih detil masing-masing jenis paragraf tersebut.

    BalasHapus
  25. ada contoh nya yang lai gk

    BalasHapus
  26. contoh lain akan saya share di lain waktu. Ditunggu ya. Maaf sebelumnya

    BalasHapus
  27. trimakasih atas teksnya berkat anda PR saya tertolong terimaksih banyak....

    BalasHapus
  28. Makasih yaa infonya ^^
    jadi gk bingung lagi u/ buat tugasnya :D

    BalasHapus
  29. Thanks ya, artikel kmu mmbantu bgt ^^
    jadi gk bingung lagi buat ngerjain tugas :D

    BalasHapus
  30. @rezky-Maulidya Larasaty Seisarrina-vhivy kelo: Sama-sama. Senang bisa saling membantu :)

    BalasHapus
  31. WAHHH BRO GAK BISA COPAS
    TAPI INI BLOG YANG MEMBANTU SAYA UNTUK MEMEAHAMI APA ITU PARA FRASA TERIMAKASIH

    BalasHapus
  32. bagus bgt ni artikel :)

    BalasHapus
  33. terima kasih ya....

    BalasHapus
  34. makasih yach, mudah-mudahan hasil ulanganku lancar amin.

    BalasHapus
  35. Terima kasih atas penjelasannya..
    sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  36. Deskripsi suatu benda dengan seting obyek benda tunggal sama nggak ya?

    BalasHapus
  37. @Kinkin:
    Menjelaskan seting tentang api memang merupakan kegiatan mendeskripsikan, yang berarti bukan pendeskripsian bendanya, melainkan letaknya.

    Contoh: Terlihat api unggun yang sangat menghangatkan malam itu, yang terletak tepat di tengah-tengah lapangan dengan kerumunan tenda-tenda yang berwarna ungu.

    Kalau mendeskripsikan bendanya, akan seperti ini:
    Terlihat api unggun yang sangat menghangatkan malam itu, yang berwarna kuning kemerah-merahan dengan sesekali berkobar-kobar tertiup angin.

    BalasHapus
  38. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  39. terimakasih atas infonya, sangat bermanfaat:)

    BalasHapus
  40. THANKS GAN...
    SANGAT MEMBANTU SEKALI DLM MENYELESAIKAN TUGAS DARI SEKOLAH...

    BalasHapus
  41. terimakasih gan atas infonya
    monggo ikut kompetisi cerdas cermat online se-jawa timus seri 2 , hadiahnya cukup menarik lho :)

    BalasHapus
  42. makasih blog nya membantu banget ^^

    BalasHapus
  43. kunjungan blog aja gan

    http://redstoneboys.blogspot.com/

    BalasHapus
  44. Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat anak saya. hehe
    Jangan Lupa mampir ke blog Lowongan Kerja Terbaru ane ya Lowongan Kerja BUMN PT Pertamina (Persero)

    BalasHapus
  45. Terimakasih artikelnya sangat bermanfaat bagi saya, untuk mengerjakan tugas bahasa Indonesia. Baca juga blog saya, terimakasih : Sumber Sejarah Indonesia Lengkap

    BalasHapus
  46. Sangat bermanfaat menjadi lebih paham.. thanks a lot

    BalasHapus
  47. Terimakasih mas, membantu saya mengerjakan tugas bahasa indonesia, mampir juga ya mas Cek Destinasi

    BalasHapus
  48. Wah wah bagus bagus suka suka!

    BalasHapus
  49. Apa perbedaan satu diantara lima itu gan

    BalasHapus

Tolong tinggalkanlah komentar walaupun hanya sepatah kata. Berkomentarlah dengan sopan dan sesuai dengan artikel yang dibahas.